Pusat Perubahan Iklim ITB menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal dengan mengusung tema Silaturahmi Tanpa Batas: Menguatkan Ikatan di Era Perubahan

Keterangan Gambar : Pusat Perubahan Iklim 2026


Bandung, 10 April 2026 – Pusat Perubahan Iklim (PPI) Institut Teknologi Bandung menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H di Auditorium Gedung PAU Lt. 8, ITB. Acara ini mengusung tema “Silaturahmi Tanpa Batas: Menguatkan Ikatan di Era Perubahan” sebagai wadah mempererat kebersamaan pasca Ramadhan dan memperkuat semangat kolaborasi antar civitas akademika.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat penuh kekeluargaan, dihadiri oleh dosen, peneliti, serta perwakilan dari berbagai pusat penelitian di ITB. Rangkaian acara dimulai dengan makan siang dan ramah tamah, dilanjutkan pembukaan.

Selanjutnya, Prof. Ir. Djoko Santoso Abi Suroso, Ph.D, Kepala PPI ITB, menyampaikan sambutan yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Dzar Arif Maulana Ismail, yang memberikan nuansa religius dan khidmat. Acara selanjutnya yaitu tausiyah oleh Prof. Dr. Ir. Suwarno, M.T., Guru Besar Teknik Elektro ITB sekaligus Ketua Umum YPM Salman ITB. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai taqwa dan kemuliaan sebagaimana pesan Ramadan, serta menghubungkannya dengan peran manusia sebagai khalifah di bumi untuk menebar kebermanfaatan bagi sesama dan alam.

 

 


Foto: Pusat Perubahan Iklim 2026
Suasana penyampaian tausiyah dalam acara halal bihalal oleh Prof. Dr. Ir. Suwarno, M.T., Guru Besar Teknik Elektro ITB sekaligus Ketua Umum YPM Salman ITB. di Auditorium Gedung PAU Lt. 8, ITB 

Materi tausiyah mengingatkan kembali pesan Al-Qur’an tentang kemuliaan manusia yang bertaqwa, sebagaimana tercantum dalam Al-Baqarah (2:183) dan Al-Hujurat (49:13): “Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.” Pesan ini menjadi refleksi bahwa Ramadan bukan sekadar ritual, melainkan bekal spiritual untuk menghadapi tantangan perubahan zaman.

Nilai-nilai universal yang diangkat dalam tausiyah meliputi:

  • Tawadlu’ – rendah hati, menjauhkan diri dari kesombongan.

  • Qona’ah – menerima dengan syukur dan bekerja keras tanpa putus asa.

  • Wara’ – menjaga diri dari hal-hal yang haram dan syubhat.

  • Yaqin – keyakinan yang teguh sebagai fondasi menghadapi tantangan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan foto Bersama. Melalui kegiatan ini, PPI ITB berharap silaturahmi dapat terus terjalin tanpa batas, memperkuat ikatan kebersamaan, serta menjadi energi baru dalam menghadapi isu-isu perubahan iklim, kebencanaan, dan kesehatan yang menjadi fokus lembaga.

 

Penulis: Ivan Fadila Putra

Redaktur: Yonatan Kurniawan